Seringkali kau bangkit dari tempat duduk ini
Melangkah sejenak lalu kembali duduk
Tak terhitung berapa kali kau lakukan itu
Aku hanya tersenyum
Suatu hari kau bangkit dan melangkah lebih jauh
Aku masih menatap punggungmu
Bau khas tubuhmu semakin samar tercium
Aku mulai khawatir
Suara langkah kakimu semakin samar terdengar
Aku mulai takut
Saat kau terlihat hanya bagai titik dikejauhan
Aku mulai bangkit
Semakin hilang tubuhmu diantara cakrawala
Aku mulai berlari ke arahmu
Meneriaki namamu dan mencoba menggapaimu
Seolah tak dapat menjangkaumu, akan mulai kehabisan nafas
Saat aku mencoba mengatur nafas, aku tersadar ini sudah terlambat
Aku berhenti berlari walau tangan ingin menggapaimu
Tak ingin kau terbebani, aku membalikan badan dan berjalan menjauh
Karena aku tahu kita sudah berakhir
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Diberdayakan oleh Blogger.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar