Bangkit dari masa lalu bagai zombi kelaparan. Merangkak dan merengek perhatian kecil. Menyayat dan mengoyak ketika kehausan simpatik. Menyimpan embun dipelupuk mata, membantu merobohkan keteguhan hati.
Bangkit dari masa lalu bagai harta terpendam. Berlimpah dan menjanjikan kebahagiaan hidup yang menjamin. Menusuk keping demi keping sampai terus melubangi kerasnya hati. Kilauan cahaya keemasan terus dipancarkan hingga menerangi gelapnya hati. Suara gemerincingnya, menggetarkan keteguhan hati.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar