Guruku pernah berbicara, ada 3 arti dari sebuah musibah yang menimpa kita. Yaitu 'cobaan', 'peringatan', dan 'hukuman'.
'musibah sebagai cobaan' berarti Allah sedang menguji kesabaran kita agar selalu mengingat dan mendekatkan diri pada Allah. Namun bila kita mendapatkan 'musibah sebagai peringatan' sebenarnya kita merupakan orang yang beruntung karena kita masih diingatkan oleh Allah tentang kekhilafan yang telah kita lakukan. Berarti Allah masihlah sayang dengan kita. Jika mendapat suatu musibah alangkah baiknya kita syukuri terlebihdahulu,
ya walau saya tahu untuk melakukan itu sangatlah sulit.
Namun jika kita dari awal bersyukur atas musibah yang tengah datang, maka untuk selanjutnya kita telah memiliki fikiran dan hati yang tenang sehingga kita dapat menyelasaikan musibah yang telah datang tersebut dengan baik, insya Allah.
ya walau saya tahu untuk melakukan itu sangatlah sulit.
Namun jika kita dari awal bersyukur atas musibah yang tengah datang, maka untuk selanjutnya kita telah memiliki fikiran dan hati yang tenang sehingga kita dapat menyelasaikan musibah yang telah datang tersebut dengan baik, insya Allah.
Dari ketiga itu jelas yang sangat menakutkan bagi kita adalah 'musibah sebagai hukuman'. Kita tahu bahwa hukuman itu akan menimpa siapa saja yang telah melakukan kesalahan. Jika kita melakukan kesalahan pada Tuhan (Allah) maka hukuman itu berasal dari Allah dan tentulah pasti akan sangat menakutkan, na'udzubillahimindzalik. Oleh karena itu, sewajarnya kita harus senantiasa bersyukur atas apa yang telah ditakdirkan oleh Allah dan tetap tidak melupakan untuk terus berusaha menjadi lebih baik dengan selalu berbaik sangka pada Allah. Karena dibalik semua musibah dari Allah pasti ada hikmah yang baik untuk kita. Karena Allah Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.
Aku juga mengkutip kata-kata Anne Ahira >>
SAKIT adalah 'prasyarat' terkabulnya DOA. Seringkali terkabulnya sebuah doa tertunda karena dosa-dosa yg kita lakukan. Dosa mata, dosa telinga, dosa mulut, prasangka, sedikit demi sedikit menumpuk tanpa kita sadari. Karena tidak sadar & kita tidak pernah menyesalinya, akhirnya dosa-dosa tersebut tidak pernah kita tobati. Lalu Allah Yang Maha Baik mengkaruniakan 'rasa sakit' utk menghapus dosa-dosa tersebut, sehingga apa yang kita munajatkan dalam doa tidak terhalang lagi.
Dan memang lewat doa lah kita dapat 'curhat' tentang masalah dan kegalauan yang ada pada diri kita. Doa membuat hati semua orang tenang dan damai. Doa juga mengingatkan atas dosa-dosa yang telah kita lakukan.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar