Pages

Dua Paragraf Terbakar

Aku benci sosoknya ! Mempermainkan hati dan raga seenaknya ! Pergi dengan tidak tahu diri, memasang wajah bak pemberi kebahagiaan. Berpura-pura memberikan kesejukan air, dan tiba-tiba memanaskannya hingga membuat kulit sampai tulang terbakar.
Pergi dan lebih memilih perempuan telanjang yang bahkan tidak sudi melihat ke arahnya sedikitpun. Tapi betapa bodoh, dengan hati dan raga yang sudah terbakar ini masih saja memberikan madu setetes demi setetes untuknya. Aku mengutuknya dan diriku dengan hati yang terbakar ini !

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.

About

Ads 468x60px

Featured Posts Coolbthemes

 

Blogger news

Blogroll

About