Semua di dunia ini pasti punya kenangan. Entah itu benda mati ato pun benda hidup. Kenangan atau masa lalu akan selalu melekat walau terkadang itu terlupakan. Masa lalu untuk manusia memiliki sejarah dan cerita yang berbeda yang terkadang membuat bahagia dan tak jarang meninggalkan sebuah luka.
Masa lalu akan terasa indah ketika kita tlah melewatinya dengan orang-orang yang kita sayang dan berharga untuk hidup kita. Namun masa lalu akan terasa menyedihkan dan bahkan menyakitkan ketika yang dialami adalah sebuah musibah yang amat pahit.
Ketika seseorang menempatkan dirinya dimasa lalu, entah itu masa lalunya ato masa lalu orang lain maka muncul 2 hal yang kemungkinan akan terjadi. Dia akan menjadi semakin kuat karena memperbaiki diri dari masa lalu ato bahkan menjadi lemah karena masa lalu tersebut.
Seseorang yang masa lalunya penuh dengan kepahitan dan kesedihan tidak mau mengintrospeksi masa lalunya, maka ia akan tetap tinggal dalam masa lalunya bersama kepahitan dan kesedihan. Rasa tidak percaya diri akan menguasainya sehingga hanya kegagalan yang akan ia dapat.
Orang yang berhati besar akan menyikapi sebuah masa lalu dengan bijak. Seperti yang sering diungkapkan bahwa "masa lalu adalah pengalaman yang sangat berharga", "masa lalu adalah guru terbaik" dan "masa lalu mengajarkan hidup di masa depan". Orang yang berhati besar akan mengakui masa lalunya dan berusaha merubahnya lebih baik untuk masa depannya. Dengan tetap tidak melupakan masa lalunya, ia akan berjalan dengan rasa optimis dan terhormat karena dapat bangkit dari masa lalunya.
Konfusius pernah mengatakan bahwa "Pelajarilah masa lalu jika ingin meramalkan masa yang datang. Sekalipun demikian masa lalu tidak sepenuhnya menjadi landasan untuk merencanakan masa depan".
Oleh karena itu hanya berikan senyuman untuk masa lalu, perbaiki dan usahakan yang indah untuk sekarang, kemudian bahagialah kita untuk masa depan.
Dariku : jangan pernah ungkit masa lalu jika kamu mengharapkan masa depan bahagia :)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar